WanderAtlasWanderAtlas

Eropa · Spotlight

Lisbon hill neighborhoods

Alfama, Bairro Alto, Belém — pola 3 hari untuk kota berbukit dengan miradouro terbaik.

Lisbon hill neighborhoods

Lisbon dibangun di atas tujuh bukit, dan itu bukan kalimat promosi tetapi peringatan untuk kaki Anda. Kota ini paling nikmat dijelajahi dengan pola per lingkungan: satu hari untuk Baixa dan Alfama, satu hari untuk Belem dan Alcantara, satu hari untuk Sintra atau Cascais. Tiga hari terasa pas, empat hari terasa nyaman, dan siapa pun yang mencoba menyelesaikannya dalam dua hari akan menghabiskan sebagian besar waktu naik turun tangga tanpa benar-benar duduk di teras mana pun.

Alfama adalah bagian tertua kota, satu-satunya kawasan yang sebagian bertahan dari gempa besar 1755. Gangnya tidak beraturan, jemuran tergantung di atas kepala, dan setiap dua ratus meter ada miradouro atau titik pandang. Yang paling layak adalah Miradouro das Portas do Sol, Santa Luzia, dan Senhora do Monte yang paling tinggi dan paling sepi. Castelo de Sao Jorge di puncaknya bertiket sekitar 15 euro atau Rp260 ribu, sementara Se Cathedral dan Igreja de Sao Vicente de Fora lebih murah. Malam di Alfama adalah tempat mendengar fado; pilih casa de fado kecil dengan minimum konsumsi ketimbang pertunjukan besar untuk turis.

Belem menuntut pagi yang terorganisir karena semuanya berdekatan tapi antreannya panjang. Mosteiro dos Jeronimos, warisan dunia UNESCO dengan tiket sekitar 12 euro, sebaiknya dikunjungi tepat saat buka. Torre de Belem, Padrao dos Descobrimentos, dan MAAT untuk arsitektur kontemporer bisa disambung dalam satu jalur tepi sungai. Pasteis de Belem, kedai asli yang membuat pastel de nata sejak 1837, buka pagi dan antreannya bergerak cepat untuk takeaway; harganya sekitar 1,40 euro per buah. Dari Belem, tram 15E atau bus mengembalikan Anda ke pusat dalam 25 menit.

Soal transportasi, kartu Viva Viagem seharga 0,50 euro bisa diisi dengan zapping untuk semua metro, tram, bus, dan elevador, dengan satu perjalanan sekitar 1,80 euro. Tiket harian tak terbatas berada di 6,80 euro dan sangat layak jika Anda banyak berpindah. Tram 28 adalah pengalaman yang memang menyenangkan, melewati Graca, Alfama, Baixa, dan Estrela, tetapi juga sasaran utama pencopet dan sering penuh; naik dari terminal awal di Martim Moniz pagi-pagi, atau ambil tram 12 yang rutenya lebih pendek dan lebih longgar. Elevador de Santa Justa punya antrean panjang, sedangkan naik dari Rua do Carmo di sisi atas gratis.

Untuk makan, petiscos adalah versi Portugis dari tapas dan cara terbaik mencoba banyak hal: ameijoas atau kerang bulhao pato, peixinhos da horta, chourico assado, dan bacalhau dalam belasan bentuk. Time Out Market di Cais do Sodre bagus untuk satu kali kunjungan meski harganya di atas rata-rata kota. Cari tasca lingkungan di Graca atau Campo de Ourique di mana prato do dia dijual 9–13 euro atau Rp160–230 ribu, termasuk sup dan minuman. Vinho verde dingin dan ginjinha, likuer ceri yang diminum sebagai shot di kios kecil dekat Rossio, adalah dua ritual lokal yang murah.

Sintra layak satu hari penuh dan sebaiknya dimulai sebelum pukul delapan. Kereta dari Rossio memakan sekitar 40 menit dengan tarif 2,40 euro sekali jalan. Palacio Nacional da Pena adalah bintang utama dengan tiket sekitar 20 euro dan wajib memesan slot waktu; Quinta da Regaleira dengan sumur inisiasinya dan Castelo dos Mouros adalah pasangan yang lebih tenang. Bus 434 dan 435 menghubungkan situs-situsnya, tapi antreannya bisa satu jam di musim panas, jadi banyak orang memilih tuk tuk atau berjalan naik. Alternatif lebih santai adalah Cascais lewat kereta pesisir dari Cais do Sodre, 40 menit, untuk pantai dan makan siang seafood.

Bawa sepatu dengan sol bergrip karena calcada portuguesa, batu kecil yang memenuhi trotoar Lisbon, licin luar biasa saat hujan. Musim terbaik adalah April sampai Juni dan September sampai Oktober dengan suhu 18 sampai 27 derajat. Agustus panas dan penuh, sementara Desember sampai Februari sejuk 10 sampai 16 derajat, lembap, tetapi jauh lebih murah dan kota terasa milik penduduknya lagi.

Rencana perjalanan

  1. Hari 1

    Mulai di Praca do Comercio dan Rua Augusta, naik ke Alfama lewat Se Cathedral. Sore di Miradouro das Portas do Sol dan Senhora do Monte, malam fado di casa kecil.

  2. Hari 2

    Belem pagi untuk Mosteiro dos Jeronimos tepat saat buka lalu Torre de Belem. Siang pastel de nata di Pasteis de Belem, sore MAAT dan LX Factory di Alcantara.

  3. Hari 3

    Kereta pukul delapan dari Rossio ke Sintra untuk Palacio da Pena sesuai slot. Lanjut Quinta da Regaleira, kembali ke Lisbon untuk petiscos di Cais do Sodre.

  4. Hari 4

    Pasar Feira da Ladra di Graca jika hari Selasa atau Sabtu, lalu tram 28 dari Martim Moniz. Sore ke Principe Real untuk toko desainer lokal dan jardim.

  5. Hari 5

    Kereta pesisir dari Cais do Sodre ke Cascais sekitar 40 menit untuk pantai dan seafood. Kembali sore untuk ginjinha di kios dekat Rossio sebelum berkemas.

Destinasi terkait

Lisbon, Portugal

Tram kuning, azulejo, dan sunset di Tejo

Baca juga

← Semua spotlight